Sabtu, 10 Oktober 2015

KODE Meteran Listrik PLN Pra-bayar / Vocher untuk cek pemakaian,setting alarm,etc



Kode2 meteran listrik prabayar


Kode2 meteran listrik prabayar / yang pake vocer buat ngecek kwh pemakaian, setting alarm, cek id meter, off alarm dll di berbagai merk meteran listrik prabayar

yang perlu anda lakukan hanya tinggal tekan kode nya terus tekan ENTER/ACCEPT deh buat mengetahui informasi yang agan cari.... semoga bermanfaat..

BRAND KODE Tombol KETERANGAN

ITRON 00 Enter Restart Meter [jika ada GAGAL / Periksa]
ITRON 03 Enter Total kWH listrik yang telah lalu
ITRON 07 Enter Batas kWH
ITRON 09 Enter Daya yang digunakan
ITRON 41 Enter Voltase listrik
ITRON 44 Enter Ampere yang sedang terpakai
ITRON 47 Enter Daya yang sedang terpakai
ITRON 54 Enter Kode TOKEN terakhir
ITRON 59 Enter Jumlah kWH pengisian terakhir
ITRON 69 Enter Counter jumlah berapa kali mati
ITRON 75 Enter Cek ID Meter PLN Prabayar
ITRON 79 Enter Cek batas minimal alarm
ITRON 456xx Enter Merubah batas minimal alarm misal 45605 untuk 5kWH
ITRON 78 Enter Cek delay alarm dalam menit
ITRON 123xx Enter Merubah delay alarm misal 12310 untuk 10 menit
ITRON 90 Enter Mematikan lampu LED

HEXING 800 Accept Restart Meter [jika ada CANCEL / STL]
HEXING 851 Accept Total kWH listrik yang telah lalu
HEXING 807 Accept Voltase listrik
HEXING 808 Accept Ampere yang sedang terpakai
HEXING 814 Accept Daya yang sedang terpakai
HEXING 852 Accept Kode TOKEN terakhir
HEXING 817 Accept Jumlah kWH pengisian terakhir
HEXING 809 Accept Counter jumlah berapa kali mati
HEXING 804 Accept Cek ID Meter PLN Prabayar
HEXING 812 Accept Mematikan alarm batas kWH
HEXING 801 Accept Cek SISA kWH
HEXING 815 Accept Tanggal pengisian terakhir

Conlog #1# Daya rata-rata yang digunakan
Conlog #2# Jumlah kWH pemakaian terakhir
Conlog #3# ??
Conlog #4# ??
Conlog #5# ??
Conlog #6# Jumlah kWH yang dimasukkan terakhir
Conlog #7# ??
Conlog #11# Cek Token terakhir

Glomet 37 Enter Cek SISA kWH
Glomet 38 Enter Total kWH listrik yang telah lalu
Glomet 41 Enter Voltase listrik
Glomet 47 Enter Daya yang sedang terpakai
Glomet 54 Enter Kode TOKEN terakhir
Glomet 59 Enter Jumlah kWH pengisian terakhir
Glomet 75 Enter Cek ID Meter PLN Prabayar
Glomet 79 Enter Cek batas minimal alarm

STAR 07 Enter Cek SISA kWH
STAR 12 Enter Cek batas minimal alarm
STAR 37 Enter Cek delay alarm dalam menit
STAR 65 Enter Cek ID Meter Listrik Prabayar
STAR 76 Enter Jumlah kWH pengisian terakhir

Jumat, 02 Oktober 2015

Telinga Sebelah Kiri Berdenging

Telinga Sebelah Kiri Berdenging


antara jam 06-07 pagi 
bermakna akan ada tamu yang menguntungkan dalam waktu dekat.

antara jam 07-08 pagi 
bermakna akan melakukan perjalanan jauh dalam waktu dekat

antara jam 08-09 pagi 
bermakna akan kedatangan keluarga dekat 

antara jam 10-11 pagi 
bermakna akan selamat dalam perjalanan yang akan datang
antara jam 11-12 siang 
bermakna akan kedatangan keluarga dari seberang lautan

antara jam 12-13 siang 
bermakna akan terserang penyakit dalam waktu dekat

antara jam 14-15 siang 
bermakna akan kedatangan tamu

antara jam 15-16 sore 
bermakna akan bepergian jauh baik beurusan usaha atau urusan kerja, sendiri atau bersama-sama.

antara jam 17-18 sore 
bermakna dalam waktu dekat akan mendapat keuntungan besar bagi usaha dagang yang dirintis dan dalam waktu dekat akan naik pangkat bagi pekerjaan.

antara jam 19-20 malam 
bermakna akan menerima pernyataan cinta dari seseorang dalam waktu dekat ini.

antara jam 21-22 malam 
bermakna akan menerima undangan perkawinan dari teman dekat

antara jam 22-23 malam 
bermakna akan kedatangan pencuri

antara jam 23-24 malam 
bermakna akan menghadapi penghalang dalam mengurus perkara yang sedang dihadapi

antara jam 00- 01 dini hari 
bermakna semua cita-cita akan yang direncanakan akan segera tercapai

antara jam 01- 02 dini hari 
bermakna akan menerima kabar yang sangat menyengkan

antara jam 02- 03 dini hari 
bermakna akan ada perseturuan dalam keluarga.

antara jam 04- 05 pagi hari 
bermakna and akan mendapat usaha pekerjaan baru

antara jam 05- 06 pagi hari 
bermakna akan ada musyawarah dan mufakat dalam setiap persoalan yang dihadapi oleh anda sebagai jalan keluarnya.



Kamis, 01 Oktober 2015

Telinga Sebelah Kanan Berdenging

Telinga Sebelah Kanan Berdenging


antara pada jam 06-07 pagi hari 
bermakna akan mendapat kabar buruk

antara jam 07 - 08 pagi hari 
bermakna akan difitnahkan orang yang menjadikan guncingan orang

antara jam 08 - 09 pagi hari 
bermakna akan berencana pergi jauh dan entah itu sendiri atau bersama orang lain

antara jam 09 - 10 pagi hari 
bermakna akan ada berita yang kurang menyenangkan tentang keluarga

antara jam 10 - 11 pagi hari 
bermakna akan ada penghalang dari rencana perjalanan anda sebaiknya ditunda atau dibatalkan dulu

antara jam 11 - 12 siang hari 
bermakna akan ada khabar yang kurang mengenakkan yang datangnya bersamaan dengan surat yang akan diterima dalam waktu dekat

antara jam 12 - 13 siang hari 
bermakna akan ada saudara jauh yang datang dengan membawa cerita lama

antara jam 13 - 14 siang hari 
bermakna akan ada ajakan maka-makan

antara jam 14 - 15 siang hari 
bermakna akan ada sesuatu yang membahayakan anda dalam waktu dekat

antara jam 15 - 16 sore hari 
bermakna akan ada berita dari keluarga yang entah itu yang menyenangkan atau menyedihkan

antara jam 16 - 17 sore hari 
bermakna akan ada perjalanan jauh yang akan anda lakukan dalam waktu dekat

antara jam 17 - 18 sore hari 
bermakna anda sedang menjadi pembicaraan banyak orang

antara jam 18 - 19 sore hari 
bermakna akan ada sesuatu yang berharga pergi meninggalkan anda

antara jam 19 - 20 malam hari 
bermakna akan mendapat berita buruk dari kalangan sendiri

antara jam 20 - 21 malam hari 
bermakna akan ada keberuntungan yang besar untuk anda

antara jam 21- 22 malam hari 
bermakna akan ada yang mengancam anda

antara jam 22 -23 malam hari 
bermakna akan ada berita yang baik datang kepada anda

antara jam 23 - 24 malam hari 
bermakna akan ada seseorang yang jatuh cinta

antara jam 24 - 01 pagi hari 
bermakna akan ada sesuatu wejangan yang diberikan oleh orang tua

antara jam 01- 02 pagi hari 
bermakna akan ada perselisihan antara kerabat sendiri

antara jam 02- 03 pagi hari 
bermakna segala perjalanan yang ada kerjakan akan selamat sampai tujuan.

antara jam 03- 04 pagi hari 
bermakna akan ada yang sesuatu yang hilang yang anda nilai sangat berharga

antara jam 04- 05 pagi hari 
bermakna akan ada sesuatu yang merugikan anda jika anda seorang pekerja anda akan diberi peringatan dari pimpinan

antara jam 05- 06 pagi hari 
bermakna akan ada orang yang akan mencelakakan anda


Telinga Sebelah Kiri Berdenging

Minggu, 27 September 2015

Alat Musik Tiup Bombardom dari Flores NTT

Semula banyak yang tidak tahu apa itu Bombardom. Baru setelah penciptaan Rekor-Dunia Bombardom untuk MURI di Kampung Tololela, desa Ngada, Flores 19 September 2015 lalu. Banyak yang baru tahu bahwa ternyata Bombardom adalah sebuah alat musik tiup tradisional masyarakat Ngada di pulau Flores yang di masa kini jarang di gunakan maka terancam punah akibat tergusur oleh arus gelombang globalisasi.


Alat musik Bombardom terdiri dari dua elemen yaitu bambu besar dan bambu kecil untuk meniupkan udara ke bambu besar dan bambu kecil untuk meniupkan udara ke bambu besar. Alat musik ini ditiup secara bergantian antara dua nada yang berbeda. Bombardom biasanya mengiringi alat musik bambu lainnya seperti seruling dari Foi Doa (seruling ganda) khas Ngadha dan dimainkan untuk pesta adat atau penerimaan tamu. 





Konser musik tradisional Bombardom menciptakan Rekor Dunia MURI yang diselenggarakan pada 19 September 2015 di kampung adat Tololela, desa Manubhara, kecamatan Inerie, kawasan Wisata Lembah Jerebu'u, Kabupaten Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur. Konser ini merupakan prakarsa warga kampung Tololela, Pemerintah Desa Manubhara, Dinas Perhubungan Pariwisata, Komunikasi dan Informatika (P2KI) Kabupaten Ngada, untuk membangkitkan lagi semangat masyarakat Jerebu'u untuk melestarikan alat musik tradisional ini. 


Penciptaan Rekor-Dunia MURI ini juga didukung oleh program INFEST (Innovative Indifeneous Flores Ecotourism for Sustainable Trade) yang didukung oleh Uni Eropa dan dilaksanakan oleh Yayasan Indecon. 

 "Saya merasa senang, bangga, dan terharu karena semua pihak telah terlibat menunjukan cintanya pada budaya Ngada. Kegiatan ini merupakan hadiah istimewa untuk masyarakat Jerebu'u khususnya Tololela dan membuat kami semakin sadar akan kekayaan budaya kami," Kata Markus Lina, Kepala Desa Manubhhara. 

Manajer MURI, Jusuf Ngadri didampingi Randy khusus datang nun jauh dari pulau Jawa untuk menyaksikan pergelaran Rekor Dunia bersejarah nun jauh di pulau Flores tersebut. Secara menggetar sukma tidak kurang dari 510 warga kampung Tololela meniup 510 alat musik Bombardom diiringi ansembel seruling bambu mempergelar lagu kebangsaan Indonesia Raya.






Sungguh mengharukan sekaligus membanggakan, mendengar alunan lagu Indonesia Raya yang lazimnya dimainkan dengan iringan orkes alat musik barat, kali ini dikumandangkan dengan seruling bambu diiringi ratusan Bombardom alat musik tradisional karya bangsa Indonesia yang asli dan tidak ada duanya. 


Penciptaan Rekor Dunia di pelataran rumah adat kampung Tololela tersebut memiliki makna ganda, di satu sisi sebagai daya tarik pariwisata untuk berkunjung ke kawasan wisata Lembah Jerebu'u. Di sisi lain, penciptaan Rekor Dunia di kampung Tololela merupakan upaya melestarikan alat musik Bombardom sebagai karsa dan karya kebudayaan Nusantara. Memang dalam kemahakaryaan perbendaharaan karsa dan karya kebudayaan, Indonesia tidak ada tandingannya di marcapada ini. 




Senin, 10 Agustus 2015

Layang layang Kaghati Kolope

Layang layang Kaghati Kolope




Semua menduga bahwa layang-layang tertua di dunia berasal dari Cina. Namun dugaan itu dipatahkan oleh Wolfgang Beck, ilmuwan peneliti layang-layang dan pakar aerial photography Jerman yang telah mengunjungi gua Sugipatini desa Liang Kobori kabupaten Muna Timur di Pulau Muna, Sulawesi Tenggara. 



Di dinding gua yang sudah berusia lebih dari 10.000 tahun itu, Wolfgang Beck menemukan sebuah lukisan prasejarah berusia lebih dari 4000 tahun melukiskan adegan seorang manusia sedang melayangkan sebuah layang-layang yang disebut oleh masyarakat setempat sebagai Kaghati Kolope. Wolfgang Beck menulis penemuanya di sebuah majalah Jerman, sehingga sejak saat itu masyarakat internasional pecinta layang-layang menobatkan Kaghati Kolopet sebagai layang-layang tertua di planet bumi ini.



Kaghati dalam bahasa Muna berarti layang-layang, dan Kolope adalah nama dedaunan yang digunakan sebagai bahan layang-layang dan Kolope adalah nama dedaunan yang digunakan sebagai bahan layang-layang khas pulau Muna tersebut. Menurut kisah tradisional masyarakat Liang Kabori Sei Pulau Muna, layang-layang adalah permainan petani dimana mereka menjaga kebun sambil bermain layang-layang. Masyarakat Pulau Muna juga percaya bahwa layang-layang berfungsi sebagai payung yang akan menjaga pemiliknya dari sengatan sinar matahari bila ia meninggal dunia. 



Ketika si pemilik ini meninggal dunia, arwahnya berpulang dengan berpegangan pada tali layangan dan bernaung di bawah layang-layang tersebut. Sampai masa di abad XXI ini, Kaghati Kolope masih dilayangkan oleh para petani di Pulau Muna terutama setelah masa panen. 



Angin yang ideal untuk melayangkan layangan di Pulau Muna adalah bulan Juni-September. Pada periode tersebut angin timur bertiup kencang sehingga mampu menerbangkan layang-layang selama 7 hari tanpa pernah diturunakn. Bila selama 7 hari layang-layang yang di terbangkan tidak jatuh, maka si pemilik layang-layang akan menggelar syukuran. 
Pulau Muna yang sekawasan dengan daerah pariwisata nasional Wakatobi telah beberapa kali memperoleh kehormatan menjadi tuan rumah festival layang-layang internasional. Karena dibuat dari bahan dedaunan maka layang-layang Kaghati Kolope memang memiliki kelebihan ketimbang layang-layang kertas yang muda rusak terkena air hujan. 



Di tenah hujan badai pun, layang-layang Kaghati dapat bertahan melayang di udara sampai tujuh hari tanpa pernah diturunkan. Tak heran bahwa Kaghati Kolope telah berulang kali menjuarai festival layang-layang internasional. 
Masyarakat Bugis memang memiliki peradaban dan kebudayaan tergolong tertua di planet bumi. Di dinding gua prasejarah lembah Kanguru di utara benua Australia saya sempat melihat lukisan prasejarah yang melukiskan kaum pelayar dan pedagang Bugis sudah mengunjungi benua Australia bagian utara jauh sebelum James Cook dengan armadanya mendarat di kawasan selatan kota Sydney di bumi Australia “baru” menjelang akhir abad XVIII . Banyak kata-kata berasal dari bahasa Bugis sampai masa kini masih digunakan oleh kaum aborijin di kawasan utara Australia.

Minggu, 09 Agustus 2015

Monumen Simpang Lima Gumul mirip landmark Paris

Monumen Simpang Lima Gumul mirip landmark Paris


Bermimpi Ingin Datang Ke Paris?! Datang Dulu Ke Simpang Lima Gumul, Yang Memiliki Monumen Yang Mirip Dengan Arc De Triomphe



Monumen Simpang Lima Gumul di Kediri


Sudahkah kalian tahu bahwa ternyata kota Kediri memiliki bangunan yang mirip dengan Arc de Triomphe di Paris, Perancis. Monumen yang dijadikan sebagai ikon kota ini diberi nama Monumen Simpang Lima Gumul. Monumen Simpang Lima Gumul merupakan bangunan seluas 804 meter persegi dengan tinggi 25 meter dan terdiri dari 6 lantai. Sama halnya dengan Monas di Jakarta, monumen ini juga sering dijadikan sebagai tempat diadakannya berbagai festival serta beberapa kegiatan menarik yang dapat dinikmati oleh warga Kediri dan sekitarnya



Arc De Triomphe di Paris, Perancis

Sabtu, 08 Agustus 2015

Pantai Kedung Tumpang di Tulungagung

Pantai Kedung Tumpang di Tulungagung


Bali mungkin boleh bangga punya kolam renang alami Angel's Billabong yang sangat indah. Namun Tulungagung nggak mau kalah dan punya pantai Kedung Tumpang dengan kolam alami yang bisa bikin kamu melongo. Ya, pantai yang kini sedang populer itu punya kolam alami di tepi tebing yang sangat indah. Nggak percaya? Intip deh sederet foto berikut ini.




Selamat datang di gugusan tebing karang Kedung Tumpang. Lokasi ini membentang luas dari sisi barat pantai Blabak hingga sisi timur pantai Glogok di Tulungagung sana.




Karena gugusan tebing karang ini tak punya pasir, beberapa orang menilai sebutan pantai untuk Kedung Tumpang tidak pas.




Yang membuat Kedung Tumpang sangat istimewa adalah di sepanjang gugusan tebing karang itu ada kolam-kolam alami yang super jernih dan cantik.




Kalau kamu tak tahu, kolam-kolam itu terbentuk alami dari erosi oleh ombak laut sehingga tampak luar biasa menggoda.




Tak heran jika Kedung Tumpang kini menjadi populer sekali di Tulungagung. Berniat mencoba lompat ke kolam yang indah dengan deburan ombak laut di depanmu?




Hanya saja untuk berenang di Kedung Tumpang ini kamu harus waspada. Kamu hanya bisa berenang saat kondisi laut tengah surut.




Kalau kamu ngotot renang di kolamnya saat laut tengah pasang, maka ombak besar bakal menghantam keras tebing karang dan tumpah ke dalam kolam-kolam alami ini.




Bisa dibayangkan dong bahayanya ombak-ombak besar itu jika menyeret kamu begitu saja dan dibawa ke samudera?




Untuk bisa mencapai kolam-kolam cantik ini, kamu harus cukup berjuang. Karena dari tempat parkir kendaraan kamu harus jalan kaki menuruni bukit sekitar 30 menitan.




Kedung Tumpang sendiri berada di desa Pucanglaban, Tulungagung. Kamu bisa berangkat dari kota Blitar, Kediri bahkan Malang untuk menuju tempat luar biasa ini.




Karena jalanan agak curam, kamu harus menggunakan sepatu atau sandal gunung. Jangan berdandan ala anak mall seperti mengenakan heels atau sandal jepit belaka.




Dan yang paling penting, karena Kedung Tumpang ini masih alami, kamu tak boleh buang sampah sembarangan atau membuat tulisan coretan alay yang membuat tempat ini kehilangan pesona. Selamat berlibur!

Jumat, 07 Agustus 2015

Legenda Gunung Slamet

Legenda Gunung Slamet


Gunung Slamet awalnya bernama Gunung Gora. Seorang pangeran bernama Syeh Maulana mengubah nama gunung setelah ia mendapatkan keselamatan di sana. Singkat cerita sehabis melaksanakan ibadah Solat Subuh, Syeh Maulana melihat cahaya yang sangat terang di langit. Ia tertarik dan akhirnya mengikutinya hingga sampai di pesisir pantai Gresik, Jawa Timur. Saat itu cahaya telah hilang. Namun hari berikutnya muncul cahaya di sekitaran pantai Pemalang, Jawa Tengah. Syeh Maulana mengikuti lagi cahaya aneh itu.




Sebelum sampai tempat, Syeh Maulana mengalami gatal seluruh tubuh yang membuatnya tak bisa melakukan apa-apa. Akhirnya ia memohon petunjuk dan diberi mimpi agar mengunjungi Gunung Gora. Di sana Syeh Maulana akhirnya mandi di pancuran air panas yang membuatnya sembuh dari penyakit. Ia akhirnya memutuskan untuk menetap di daerah itu dan mengubah nama Gunung Gora menjadi Gunung Slamet. Karena telah menyelamatkannya.




Selain itu, sebuah legenda menyebutkan jika Gunung Slamet adalah gunung yang memberi keselamatan bagi warga sekitar. Jika sampai gunung ini meletus artinya bencana besar akan terjadi dan membuat Pulau Jawa akan pecah menjadi dua bagian sama besar. Saat ini Gunung Slamet digunakan sebagai tempat wisata dengan pemandian terkenalnya Baturaden.

Kamis, 06 Agustus 2015

Legenda Gunung Kemukus

Legenda Gunung Kemukus


Banyak sekali versi yang beredar mengenai legenda Gunung Kemukus yang terletak di Jawa Tengah ini. Salah satu versi yang banyak diketahui orang adalah kisah hubungan gelap antara Pangeran Samudro dan Ibu tirinya. Keduanya melakukan hubungan badan di Gunung Kemukus namun ketahuan. Akhirnya mereka dibunuh dan disemayamkan di salah satu bagian gunung. Saat ini Gunung Kemukus justru digunakan sebagai lokasi prostitusi terselubung dengan latar belakang kisah Pangeran Samudro.




Dipercaya jika melakukan hubungan badan dengan bukan pasangannya, keinginan dan harapan akan dikabulkan. Akhirnya banyak orang berduyun-duyun datang ke sini untuk mencoba ritual nakal itu. Akibat dari adanya legenda agak nyeleneh ini, banyak sekali bermunculan lokalisasi dadakan di Gunung Kemukus. Tujuannya hanya satu, menjembatani pengunjung untuk melakukan ritual uniknya: bercinta tujuh kali dengan bukan pasangan! Edan!

Rabu, 05 Agustus 2015

Legenda Gunung Tangkuban Perahu

Legenda Gunung Tangkuban Perahu


Gunung Tangkuban Perahu yang terletak di Jawa Barat selalu identik dengan legenda Sangkuriang. Anda mungkin masih ingat cerita tentang Dayang Sumbi yang menikahi anjing sakti karena sumpahnya sendiri. Dari pernikahan itu ia dikaruniai anak dan dinamai Sangkuriang. Suatu ketika Sangkuriang membunuh anjing bernama Tumang yang sebenarnya ayah kandungnya sendiri. Sang ibu marah dan memukulkan centong nasi ke kening Sangkuriang hingga membuat bekas yang dalam.




Singkat cerita Dayang Sumbi diusir dari kerajaan dan Sangkuriang pergi mengembara. Saat dewasa Sangkuriang terpesona dengan kecantikan ibunya sendiri. Ia memaksa untuk menikahi Dayang Sumbi. Mengetahui pria tampan itu anaknya, Dayang Sumbi akhirnya membuat syarat yang sangat sulit. Ia menyuruh Sangkuriang membuat bendungan di sepanjang bukit dan membuat perahu dalam waktu semalam. Mengetahui Sangkuriang akan berhasil, Dayang Sumbi melakukan berbagai cara untuk menggagalkan tantangan yang sedang dikerjakan.




Dan benar saja, tantangan itu akhirnya gagal, karena ayam terlanjur berkokok namun perahu tak kunjung kelar. Sangkuriang tahu jika ia sedang ditipu. Akhirnya untuk meluapkan amarahnya, ia menjebol bendungan hingga mengakibatkan banjir bandang. Perahu yang ia buat dilempar dan berubah jadi Gunung Tangkuban Perahu. Dayang Sumbi akhirnya meninggal dan hilang dalam banjir yang dibuat Sangkuriang.

Selasa, 04 Agustus 2015

Legenda Gunung Semeru

Legenda Gunung Semeru


Gunung paling tinggi di Pulau Jawa ini ternyata memiliki legenda yang sangat unik. Diceritakan bahwa dahulunya Pulau Jawa adalah pulau yang mengapung-apung di lautan lepas. Para dewa tahu itu dan akhirnya memutuskan memakunya agar diam dan tak terus terbawa arus laut. Mereka memaku Pulau Jawa dengan memindahkan Gunung Meru dari India menuju Jawa. Dewa Wisnu mengubah wujudnya menjadi kura-kura raksasa dan Dewa Brahma berubah jadi Ular besar untuk mengikat gunung.




Akhirnya Gunung Meru itu sampai dan membuat Pulau Jawa diam. Orang Hindu di Jawa dan Bali percaya jika Gunung Meru yang serang bernama Semeru ini merupakan tempat persemayaman banyak Dewa. Selain itu, puncak Gunung merupakan gerbang yang menghubungkan dunia Dewa dan manusia. Saking sakralnya, masyarakat Hindu kerap melakukan upacara keagamaan di tempat ini. Anda boleh percaya atau tidak dengan legenda ini. Namun yang jelas, Gunung Semeru menyimpan banyak sekali keindahan yang tak bisa dilewatkan. Itulah mengapa gunung ini selalu menjadi tujuan pendakian yang menantang. Bahkan dijadikan seting pembuatan salah satu film nasional.

Senin, 03 Agustus 2015

Legenda Gunung Merapi

Legenda Gunung Merapi


Gunung Merapi memiliki banyak sekali versi legenda yang dipercaya oleh masyarakat sekitarnya. Namun yang paling dominan adalah adanya kerajaan gaib yang bersarang di puncak gunung. Para makhluk gaib ini dipercaya akan membawa petaka yang sangat besar kepada masyarakat di Yogyakarta. Itulah mengapa Keraton Yogyakarta selalu menunjuk salah satu abdi dalemnya untuk menjadi juru kunci gunung. Salah satu juru kunci yang paling terkenal adalah Mbak Maridjan yang meninggal saat erupsi Merapi beberapa tahun lalu.




Beberapa tempat di Gunung Merapi dijadikan tempat makhluk halus untuk tinggal. Sebut saja Pasar Bubrah, tempat ini dipercaya ramai saat malam karena para makhluk halus mulai keluar dan muncul. Selain itu ada tempat-tempat seperti Hutan Patuk Alap-Alap yang digunakan untuk penggembalaan ternak milik kerajaan gaib Merapi. Di waktu-waktu tertentu hewan gaib seperti macan putih, ular besar, dan lainnya kerap membuat orang yang mendaki harus lari terpontang-panting. Satu hal yang harus dipahami ketika ke Gunung Merapi: selalulah jaga hati, lisan, dan perbuatan.

Minggu, 02 Agustus 2015

Legenda Gunung Bromo

Legenda Gunung Bromo


Gunung Bromo adalah ikon pariwisata di Jawa Timur. Hampir setiap hari ada ratusan turis dari berbagai negara datang untuk menikmati keindahan gunung dan matahari terbit. Di balik keindahan ini, ternyata Bromo menyimpan legenda yang terus hidup hingga sekarang. Dahulu kala di Bromo hiduplah seorang pemuda bernama Joko Seger yang jatuh hati dengan gadis keturunan dewa bernama Rara Anteng. Mereka menjalin kasih hingga memutuskan akan menikah. Namun rencana itu harus terhenti karena ada orang jahat dan sakti yang mendadak melamar Rara Anteng.




Gadis cantik itu tak bisa menolak karena takut, namun ia membuat persyaratan kepada si pria jahat sebelum pernikahannya dilaksanakan. Rara Anteng menyuruhnya membuat lautan di Bromo dalam waktu semalam. Pria jahat itu menyanggupi, ia mengeruk tanah menggunakan batok kelapa semalaman. Rara Anteng takut jika lautan itu akan selesai sebelum ayam pertama berkokok. Akhirnya ia memukulkan alu seperti saat menumbuk padi. Mendengar bunyi tetabuhan itu ayam-ayam bangun. Si pria jahat akhirnya kalah, ia mengamuk dan melempar batok yang sekarang menjadi Gunung Batok.




Rara Anteng dan Jaka Seger akhirnya menikah. Namun mereka tak kunjung dikaruniai anak. Akhirnya mereka melakukan pertapaan di gunung. Sebuah suara gaib terdengar dan bilang jika mereka akan memberi anak tapi anak pertama harus dikorbankan ke gunung. Rara Anteng dan Jaka Seger setuju. Mereka akhirnya dikaruniai 25 anak, namun ingkar janji karena tak tega anaknya dikorbankan. Akhirnya terjadilah bencana dan anak pertama mereka mati. Sejak saat itu budaya upacara Kasada mulai diadakan sebagai ganti pengorbanan manusia ke dalam gunung. Oh ya, nama Suku Tengger berasal dari singkatan Rara Anteng dan Jaka Seger.

Sabtu, 01 Agustus 2015

Legenda Gunung Kelud

Legenda Gunung Kelud


Gunung Kelud memiliki legenda yang terus diturunkan dari mulut ke mulut. Alkisah ada seorang manusia berkepala sapi yang ingin menikahi gadis dari kerajaan Majapahit. Ia mengikuti berbagai sayembara dan akhirnya menang. Namun sayang, sang putri pujaan hati enggan menikahinya. Akhirnya sang putri meminta syarat kepada Lembu Sura, si manusia berkepala sapi untuk membuat sumur di puncak Gunung Kelud. Jika keinginan putri dipenuhi maka ia mau dinikahi. Tentu saja permintaan itu dipenuhi oleh Lembu Sura. Ia menggali gunung dengan culanya. Sang Putri akhirnya panik karena Lembu Sura akan berhasil. Akhirnya ia meminta ayahnya yang merupakan Prabu Brawijaya untuk mengubur lubang galian yang masih ada Lembu Sura di dalamnya.




Lembu Sura yang ada di dalam meminta tolong dan memohon untuk dikeluarkan. Namun ia harus menerima kenyataan jika mereka memang sengaja mengubur untuk melenyapkan di manusia berkepala sapi ini. Dengan sisa tenaga, akhirnya Lembu Sura mengutuk Kerajaan Majapahit dengan bunyi seperti ini: “Yoh, Kediri sesuk bakal pethuk piwalesku sing makaping-kaping yaiku Kediri dadi kali, Blitar dadi latar, Tulungagung dadi kedung.” (Ya, Kediri akan dapat balasanku berkali-kali, Kediri jadi sungai, Blitar jadi daratan, dan Tulungagung jadi perairan dalam.)




Dan benar juga, Kelud terus meletus dan membumihanguskan kerajaan. Jika anda datang melihat Gunung Kelud, patung Lembu Sura akan menyambut anda dengan gagahnya. Pemerintah setempat sengaja membuatnya untuk persembahan. Jika kondisi Kelud mulai panas, biasanya pemerintah Blitar atau Kediri melakukan upacara larung sesaji agar “Lembu Sura” tidak mengamuk lagi.

Minggu, 15 Februari 2015

Tanda Pangkat Tingkatan Pramuka

Tanda Pangkat Tingkatan Pramuka


Pramuka adalah singkatan dari Praja Muda Karana, yang artinya orang-orang berjiwa muda dan suka berkarya. Kata berjiwa muda disini merupakan ukuran semangat untuk maju yang jelas pasti orang indonesia dong.


Pramuka Siaga   Siaga adalah sebutan bagi Anggota Pramuka yang berumur antara 7-12 tahun. Disebut Pramuka Siaga karena sesuai dengan kiasan (kiasan dasar) masa perjuangan bangsa Indonesia, yaitu ketika rakyat Indonesia meyiagakan dirinya untuk mencapai kemerdekaan dengan berdirinya Boedi Oetomo pada tahun 1908 sebagai tonggak awal perjuangan bangsa Indonesia.
Kode kehormatan

Kode Kehormatan bagi Pramuka Siaga ada dua, yang pertama disebut Dwi Satya (janji Pramuka Siaga), dan yang kedua disebut Dwi Darma (ketentuan moral Pramuka Siaga).
   DWI SATYA DAN DWI DARMA   Dwi Satya
Demi kehormatanku, aku berjanji akan bersungguh-sungguh

menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara Kesatuan Indonesia, dan mengikuti tata krama keluarga
setiap hari berbuat kebajikan

Dwi Darma

Siaga berbakti kepada ayah dan ibundanya
Siaga berani dan tidak putus asa

Dua Kode Kehormatan yang disebutkan di atas adalah standar moral bagi seorang Pramuka Siaga dalam bertingkah laku di masyarakat. Jadi kalau ada seorang anggota Pramuka Siaga yang tingkah lakunya tidak sesuai dengan standar moral ini, dia belum bisa disebut Pramuka Siaga seutuhnya.
   Satuan dan Syarat Kecakapan   Satuan terkecil dalam Pramuka Siaga disebut Barung. Setiap beberapa Barung dihimpun dalam sebuah satuan besar yang bernama Perindukan. Barung diberi nama dengan warna semisal, Barung Merah, Barung Hijau dll. Sebuah Barung beranggotakan antara 6 - 10 orang Pramuka Siaga dan dipimpin oleh seorang Pemimpin Barung (Pinrung) yang dipilih oleh Barung itu sendiri. Masing-masing Ketua Barung ini nanti akan memilih satu orang dari mereka yang akan menjadi Pemimpin Barung Utama yang disebut Sulung. Sebuah Perindukan terdiri dari beberapa Barung yang akan dipimpin oleh Sulung itu tadi  
   Syarat Kecakapan Umum (SKU) Pramuka Siaga adalah syarat wajib yang harus dipenuhi oleh seorang Pramuka Siaga untuk mendapatkan Tanda Kecakapan Umum (TKU). TKU dalam Pramuka Siaga ada tiga tingkat, yaitu:

Siaga Mula
Siaga Bantu
Siaga Tata

Syarat Kecakapan Khusus

Syarat Kecakapan Khusus (SKK) adalah syarat wajib yang harus dipenuhi oleh seorang Pramuka Siaga untuk mendapatkan Tanda Kecakapan Khusus (TKK). TKK dalam Pramuka Siaga hanya terdiri dari satu tingkatan.

Tanda Kecakapan

Tanda Kecakapan Umum

Tanda Kecakapan Umum (TKU) Pramuka Siaga dapat dikenakan pada lengan baju sebelah kiri dibawah tanda barung. TKU untuk Siaga berbentuk sebuah janur (ini juga diambil dari kebiasaan para pahlawan dulu untuk menandakan pangkat seseorang).

Tanda Kecakapan Khusus

Tanda Kecakapan Khusus (TKK) Pramuka Siaga berbentuk segitiga sama sisi dengan panjang masing-masing sisi 3 cm dan tingginya 2 cm. TKK dapat dipasang di lengan baju sebelah kanan membentuk setengah lingkaran di sekeliling tanda Kwarda dengan puncak menghadap ke bawah sebanyak 5 buah.

Lain-lain

Pembina Pramuka Siaga putra dipanggil Yanda dan Pembina Siaga Pramuka putri dipanggil Bunda.
Pembantu Pembina Pramuka Siaga putra dipanggil Pakcik dan Pembantu Pembina Pramuka putri dipanggil Bucik.

Bentuk barisan dalam Upacara Siaga adalah lingkaran dengan Pembina berada di tengah lingkaran. Ini mengandung filosofi bahwa cara pandang Pramuka Siaga yang masih terfokus pada satu titik.
Kegiatan untuk Siaga salah satunya adalah Pesta Siaga yang berupa Perkemahan satu hari tanpa menginap.
  
Pramuka Penggalang Penggalang adalah sebuah tingkatan dalam pramuka setelah siaga. Biasanya anggota pramuka tingkat penggalang berusia dari 12-16 tahun.

Tingkatan dalam penggalan dan Sistem Berkelompok  
Penggalang Ramu
Penggalang Rakit
Penggalang Terap
Penggalang Garuda

Tingkatan Penggalang juga memiliki Syarat-syarat Kecakapan Umum (SKU) dan Syarat-syarat Kecakapan Khusus (SKK) yang harus dipenuhi untuk mendapatkan kenaikan tingkat atau Tanda Kecakapan Umum (TKU) dan pendapatkan Tanda Kecapakan Khusus (TKK)

Sistem Berkelompok

Setiap anggota Pramuka Penggalang dikelompokkan dalam satuan-satuan kecil yang disebut regu. Setiap regu terdiri atas 8 orang Penggalang. Regu dipimpin oleh seorang Pimpinan Regu (PINRU) yang bertanggung jawab penuh atas regunya tersebut. Regu dalam penggalang mempunyai nama-nama untuk mengidentifikasi regu tersebut. Nama Regu Putra diambil dari nama binatang, sedangkan untuk nama regu putri, di ambil dari nama tumbuhan. misalnya Nama regu dari pangkalan MTS. Darull Ihsan YUPPI Soreang "Belibis Putih" untuk Regu Putra, dan "Kenanga" untuk Regu Putri.

Setiap empat regu dihimpun dalam sebuah Pasukan yang dipimpin oleh seorang Pemimpin Regu Utama (Pratama). Pratama adalah pimpinan dari seluruh regu.








Kode Kehormatan   Kode kehormatan untuk Pramuka penggalang terdiri atas Janji (Satya) Penggalang yaitu Trisatya. Janji Pramuka Penggalang (Trisatya) berbeda dengan Siaga dan Penegak/Pandega. Dan Kode Moral (Dharma) Penggalang yang disebut Dasa Dharma. Dasa Dharma untuk Penggalang berbeda dengan Siaga dan Penegak/Pandega.   Tri Satya Dan Lain-Lain   Trisatya
Demi kehormatanku, aku berjanji akan bersungguh sungguh:

Menjalankan kewajibanku kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta mengamalkan Pancasila
Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat
Menepati Dasa Dharma




dimana tingkatan tersebut penegak laksana ialah tingkatan tertinggi dalam Golongan Penegak dan biasanya di mulai pada umur 12-18. Selain itu bagi pramuka penegak yang belum mendapatkan tanda pengenal Penegak Bantara, disebut dengan Penegak Tamu/Calon.


Satuan

Satuan terkecil Pramuka Penegak disebut Sangga yang terdiri atas 6 sampai 8 orang Penegak. Sangga dipimpin salah seorang Penegak yang disebut Pimpinan Sangga (Pinsang). Setiap 4 Sangga dihimpun dalam sebuah Ambalan, yang dipimpin Pradana. Ambalan dipimpin oleh seorang Ketua yang disebut Pradana, seorang sekretaris yang disebut Krani, seorang Bendahara yang disebut Hartaka, dan seorang Pemangku Adat. Setiap Ambalan mempunyai nama yang bermacam-macam, bisa nama pahlawan, tokoh pewayangan dan lain sebagainya yang disesuaikan dengan karakter ambalan tersebut. Contohnya adalah nama Ambalan SMK Penida Katapang adalah "Bagus Rangin" (Ambalan Putra) dan "Nyi Subang Larang" (Ambalan Putri) dengan nama pasukan "PRASANDA".


Kode Kehormatan

Kode Kehormatan untuk Pramuka Penegak terdiri atas Satya(janji) dan Ketentuan Moral (Dharma)
Janji Pramuka Penegak disebut Trisatya. Bunyi Trisatya Pramuka Penegak berbeda dengan Trisatya Penggalang. Berikut bunyi Trisatya Penegak:

Trisatya

Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan negara kesatuan Republik IndonesiaMengamalkan Pancasila,
menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat,
menepati Dasa Darma.

Ketentuan Moral Pramuka penegak disebut Dasa Dharma. Berikut isi Dasa Dharma Penegak:

DASA DHARMA

Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
Cinta alam dan kasih sayang kepada manusia
Patriot yang sopan dan ksatria
Patuh dan suka bermusyawarah
Rela menolong dan tabah
Rajin, trampil dan gembira
Hemat cermat dan bersahaja
Disiplin, berani dan setia
Bertanggung jawab dan dapat dipercaya
Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan

Kegiatan-kegiatan Penegak

Kegiatan Pramuka Penegak adalah perwujudan dari sumpah di atas. Berikut ini acara-acara pertemuan Penegak:

Lompat Tali (Kegiatan ini dilaksanakan di masing-masing Ambalan)
Pelantikan penegak, Penegak Bantara & Laksana
Gladian Pimpinan Sangga (DIANPINSA)
Raimuna (Rover Moot)
Perkemahan Wirakarya (Community Development Camp)
Perkemahan Bhakti (sama dengan Perkemahan Wirakarya tetapi merupakan acara Satuan Karya)

Jamboree On The Air (JOTA) dan Jamboree On The Internet (JOTI)

Lain-lain

Bentuk barisan upacara Pramuka penegak adalah Perlombaan dimana Pinsa berada disamping kanan barisan dan anggotanya berbaris seperti umumnya(berbanjar)
Pramuka Penegak selain aktif di Ambalannya masing-masing juga dapat bergabung dalam Satuan Karya Pramuka (Saka) semisal Saka Bhayangkara (diselenggarakan oleh Polri), Saka Wanabhakti (diselenggarakan oleh Perhutani) dan lainnya.


Lencana Dewan Ambalan

Tanda Pemimpin Sangga Utama ( PRADANA )

Tanda Pemimpin Sangga

Tanda Wakil Pemimpin Sangga
  Pramuka Pandegan     Pandega adalah golongan Pramuka setelah Penegak. Anggota Pramuka yang termasuk dalam golongan ini adalah yang berusia dari 21 tahun sampai dengan 25 tahun. Pramuka Pandega memiliki jenis kegiatan yang sama dan dilakukan bersama-sama dengan Pramuka Penegak. Pembinaan Pramuka Pandega dilakukan mulai dari tingkat Gugusdepan dalam satuan yang disebut Racana, dan di tingkat Kwartir dapat mengikuti Satuan Karya dan Dewan Kerja.